Riho tersenyum, mengangkat kepalanya, dan menatap mata Meyer. “Kalau begitu, mari kita buat ini menjadi kenangan yang tidak akan pernah kita lupakan,” ucapnya, sambil menggapai tangan Meyer.
Nama wanita itu adalah Riho Fujimori. Ia adalah seorang seniman lukis yang dulu pernah menggeluti dunia seni rupa kontemporer, namun setelah suaminya meninggal secara mendadak dua tahun lalu, hidupnya terhenti dalam kebekuan. Riho tinggal sendirian di rumah bergaya art deco yang terletak tepat di sebelah apartemen Meyer. Dari jendela kamar, ia bisa melihat lampu‑lampu kota yang berkelap‑kelip, dan pada malam itu, ia memutuskan untuk mengubah nasibnya.